Showing posts with label Bangunan. Show all posts
Showing posts with label Bangunan. Show all posts

11 Bangunan Bersejarah Di Indonesia

Share
Indonesia banyak bangunan yang menyimpan nilai historis yang luhur, namun sebelas objek di bawah ini juga memiliki nilai arsitektur yang sangat tinggi.
Banyak mata yang sudah mengakui keindahan dan kemegahannya. Bila Anda sedang berlibur ke suatu daerah, tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat bangunan, jembatan, mesjid atau berbagai peninggalan bersejarah lainnya, yang menjadi trade mark daerah tersebut.

Meskipun banyak yang bukan merupakan hasil karya bangsa ini, tak sedikit bangunan, mesjid bahkan jembatan yang merupakan karya para arsitek negeri sendiri yang memiliki nilai arsitektural yang tinggi. Kali ini kami khusus mengajak Anda "berwisata" ke berbagai peninggalan bersejarah tersebut yang tersebar di beberapa daerah.


Istana Maimun

Istana Maimun telah dinobatkan sebagai bangunan terindah di Kota Medan, Sumatera Utara. Terletak di kawasan Jl. Brigjen Katamso, istana megah ini selesai dibangun sekitar tahun 1888 dan merupakan warisan dari Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Sapuan warna kuning pada gedung ini merupakan warna khas Melayu.

Arsitekturnya yang unik adalah daya tarik utama dari Istana Maimun. Pengaruh Eropa terlihat jelas pada balairung atau ruang tamu, jendela, pintu dan sebuah prasasti di depan tangga yang bertuliskan huruf Latin, berbahasa Belanda. Sedangkan, ciri Islam muncul pada atapnya yang bergaya Persia yang melengkung, style yang banyak dijumpai pada bangunan-bangunan di kawasan Timur Tengah.


Bagian dalam Istana Maimun juga menarik untuk disusuri. Di balik dinding-dindingnya yang kokoh, terdapat puluhan kamar yang tersebar di dua lantai. Kemegahan pun terlihat pada singgasana, lampu kristal Eropa, kursi, meja maupun lemari. Foto-foto keluarga, senjata-senjata kuno, termasuk ruang penjara, juga ada di istana ini. Walaupun masih menyimpan benda-benda bernilai sejarah, Istana Maimun masih membolehkan wisatawan untuk berkunjung dan menikmati kemegahan sekaligus menyelami kejayaan Kesultanan Deli masa lalu.


Mesjid Raya Medan

Mesjid Raya Medan yang berdiri angkuh tak jauh dari Istana Maimun adalah bangunan yang juga menjadi jejak kejayaan Deli. Dibangun pada tahun 1906, semasa pemerintahan Sultan Makmun Al Rasyid, mesjid ini masih berfungsi seperti semula, yaitu melayani umat muslim di Medan yang ingin beribadah.

Kubahnya yang pipih dan berhiaskan bulan sabit di bagian puncak, menandakan gaya Moor yang dianutnya. Seperti mesjid lainnya, sebuah menara yang menjulang tinggi terlihat menambah kemegahan dan religiusnya mesjid ini. Aplikasi lukisan cat minyak berupa bunga-bunga dan tumbuhan yang berkelok-kelok di dinding, plafon dan tiang-tiang kokoh di bagian dalam mesjid ini, semakin menunjukkan tingginya nilai seni mesjid ini.


Mesjid Istiqlal

Jakarta yang serba modern dan dipenuhi gedung kaca, ternyata masih memiliki bangunan bersejarah dengan desain yang indah, yaitu Mesjid Istiqlal. Rumah ibadah umat muslim yang megah ini telah lama menjadi salah satu landmark Jakarta. Kokoh berdiri di atas areal seluas 9,5 hektar dan berkapasitas hingga 8.000 orang, mesjid hasil karya arsitek Indonesia, F Silaban ini, pernah menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, sekaligus menjadi kebanggaan umat muslim Ibukota dan Indonesia. Dibangun pada masa-masa awal kemerdekaan, mesjid ini memang melambangkan kemerdekaan, sesuai dengan arti dari nama yang disandangnya.

Mesjid Istiqlal mempunyai sebuah kubah raksasa berwarna putih yang bentuknya seperti bola dibelah dua. Layaknya mesjid lain di dunia, Mesjid Istiqlal ini juga dilengkapi sebuah menara yang tingginya menggambarkan jumlah ayat yang ada pada kitab suci Al Qur'an. Sebuah bedug raksasa ikut menambah keunikan mesjid ini. Ukurannya yang amat besar, menobatkan bedug ini sebagai bedug terbesar di Indonesia!


Gereja Katedral

Gereja Katedral yang berada tak jauh dari Mesjid Istiqlal adalah bangunan berdesain unik yang selalu menjadi perhatian wisatawan. Usia bangunan bergaya neo gothic ini memang sudah lebih dari seabad. Tidak heran bila bangunan ini ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang dilindungi kelestariannya.

Walaupun begitu, Gereja Katedral yang resmi digunakan pada tahun 1901 ini, masih berdiri kokoh dan elegan di tengah "berisiknya" Jakarta. Keunikan dari gereja hasil rancangan seorang pastornya yang bernama, Antonius Dijkmans ini, terlihat pada dua menara yang mengapit pintu masuk. Di atas menara tersebut ada dua menara kecil lain yang tersusun dari rangkaian besi. Demikian juga dengan menara ketiga. Pada puncak setiap menara terdapat lonceng kuno yang dibuat sekitar tahun 1800 sampai awal 1900-an.



Gedung Sate
Di Kota Bandung yang sejuk, Anda juga bisa menjumpai sebuah bangunan dengan arsitektur yang lain dari yang lain. Dibangun pada era kolonial Belanda, Gedung Sate, demikian gedung ini banyak disebut, merupakan salah satu daya tarik yang ada di Kota Kembang. Nama Gedung Sate sendiri muncul karena sebuah ornamen yang terlihat seperti tusuk sate di puncak menara utamanya.
Gedung Sate hasil rancangan Ir.J.Gerber, arsitek kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delf Nederland dan timnya ini, selesai dibangun pada tahun 1924.

Bangunan ini mengadopsi gaya arsitektur era Renaissance Italia. Namun, pada bagian tengahnya terdapat menara bertingkat yang mirip dengan atap meru atau pagoda. Oleh sebab itulah, kalangan arsitek menilai bahwa Gedung Sate memiliki rancangan yang "berani beda" dan tak populer di zamannya.


Kini, di depan bangunan ini terdapat sebuah monumen untuk mengenang gugurnya para pejuang Jawa Barat saat mempertahankan Gedung Sate dari serangan pasukan Gurka. Setiap hari Minggu atau hari libur nasional, gedung ini selalu dipenuhi wisatawan.


Usai menikmati kemegahan gedung ini dari luar, Anda bisa menuju menaranya untuk menyaksikan benda-benda bersejarah. Atau bisa juga sekadar bersantai di kafe yang ada di gedung ini sambil menikmati suasana dan udara Kota Bandung yang sejuk dan segar.


Lawang Sewu

Membahas tentang arsitektur atau bangunan tua di Indonesia, tentu tak bisa lepas dari sebuah bangunan legendaris yang berdiri kokoh di Kota Semarang, tepatnya di kawasan Simpang Lima, yaitu Lawang Sewu. Bangunan yang artinya adalah "seribu pintu" ini, sesungguhnya bukan nama sebenarnya yang diberikan untuk bangunan ini.

Nama tersebut menjadi legendaris karena banyaknya jumlah pintu yang terdapat pada gedung keno ini. Dahulu, Lawang Sewu yang bergaya art deco adalah kantor perusahaan kereta api Belanda, NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS) dan bangunan ini merupakan salah satu karya terbaik arsitek Prof. Jacob K. Klinkhamer dan B.J. Oudang.


Pemerintah Kota Semarang sendiri telah menetapkan Lawang Sewu sebagai salah satu gedung yang dilindungi. Predikat ini layak disandang oleh Lawang sewu karena gedung ini juga merupakan saksi sejarah Indonesia saat pecahnya perang sengit selama 5 hari di Semarang, antara Angkatan Muda Kereta Api melawan kompetai dan Kido Buati, Jepang.


Gereja Blendug

Sebagai bangsa yang paling lama "menduduki" negeri ini, Belanda juga meninggalkan jejaknya di Kota Semarang. Coba saja lihat kawasan kota lama yang ada di Ibukota Provinsi Jawa Tengah itu. Anda akan menjumpai banyak bangunan tua yang bergaya masa kolonial. Dari sekian gedung yang berjajar di tepi jalan, Gereja Blendug adalah salah satu bangunan tua yang menarik.

Dibangun sekitar tahun 1753 oleh komunitas Belanda yang dulu menghuni kawasan ini, Gereja Blendug merupakan gereja tertua di Jawa Tengah yang masih terawat sampai sekarang. Blendug sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti kubah, mengacu pada atap yang ada di gereja ini.


Bentuk atapnya yang melengkung dan berwarna merah, terasa kontras dengan dindingnya yang dicat warna putih. Empat pilar kokoh serta menara kembarnya yang khas di bagian depan juga menjadi ciri khas gereja yang kini bernama resmi GPIB Immanuel ini. Gereja Blendug telah menjadi ikon Kota Semarang dan selalu menjadi lokasi persinggahan wisatawan sejarah maupun para pecinta fotografi.


Mesjid Agung Palembang

Palembang tak hanya terkenal dengan pempek atau kain songketnya. Kota di tepian Sungai Musi ini juga dihiasi bangunan dengan arsitektur mengagumkan seperti terlihat di Mesjid Agung Palembang.

Berlokasi tak jauh dari Plaza Benteng Kuto Besak, di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Mesjid Agung Palembang mulai dibangun ketika Palembang dipimpin oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo, tepatnya tahun 1738. Pada zamannya, mesjid ini dipercaya sebagai salah satu rumah ibadah terbesar yang pernah ada.


Meski digarap oleh seorang arsitek Eropa, pengaruh Cina ikut muncul pada wajah mesjid ini. Hal itu ditandai oleh bentukan limas dan hiasan ornamen khas Cina pada sejumlah atapnya. Paduan dua budaya ini menjadi ciri khas Mesjid Agung Palembang dan membuat banyak pelancong terkagum-kagum. Sebuah akulturasi budaya yang bisa tetap berdampingan dan saling mengisi.


Taman Sari

Taman bunga yang indah. Begitulah kira-kira arti dari nama Taman Sari. Areal pemandian ini merupakan kompleks bangunan yang sangat indah dan menjadi aset Keraton Yogyakarta. Dibangun setelah Perjanjian Giyanti pada tahun 1755, tempat ini memang didesain sebagai tempat pengasingan diri Sultan Yogyakarta dan keluarganya dari hiruk pikuk dunia. Meskipun sempat luluh lantak terguncang gempa, saat ini Taman Sari sudah kembali terlihat cantik.

Taman Sari memang dirancang sedemikian rupa agar bisa menghadirkan ketenangan bagi siapapun yang berada di dalamnya. Bangunan ini juga mencerminkan style yang multikultur (Portugis, Belanda, Cina, Jawa, Hindu, Buddha, Nasrani, dan Islam). Kolam mungil dengan air mancurnya yang jernih dan pohon-pohon berbunga, menambah keasrian tempat ini. Sekaligus menjadikannya sebagai lokasi peristirahatan yang sempurna.


Tongkonan

Selain bangunan peninggalan kolonial, Indonesia juga memiliki sejumlah rumah adat dengan bentuk atau desain yang unik. Bangunan ini memang bukan karya seorang arsitek era modern yang menguasai segudang teori. Melainkan kreasi sekelompok manusia yang masih mencintai serta menjunjung tinggi adat istiadat yang diwariskan oleh leluhurnya. Dan Tongkonan, rumah adat masyarakat Tana Torja di Sulawesi Selatan, adalah salah satunya.

Tongkonan memang memiliki ciri khas tersendiri dibanding rumah adat lainnya. Rumah ini berupa rumah panggung dari kayu. Atapnya yang terbuat dari susunan bambu yang dilapisi ijuk hitam serta bentuknya yang melengkung seperti perahu telungkup, membuat rumah ini mirip dengan Rumah Gadang, rumah adat masyarakat Minang atau Batak. Dinding rumah yang terbuat dari kayu, juga diukir dengan aneka ukiran khas Toraja.


Ciri lain yang paling menonjol pada Tongkonan adalah adalah kepala kerbau beserta tanduknya yang meliuk indah yang disusun pada sebuah bang utama di depan setiap rumah. Jumlah kepala kerbau yang ada di setiap rumah bisa berbeda. Semakin banyak "hiasan" ini di sana, maka semakin tinggi derajat keluarga yang tinggal di dalamnya. Karenanya. Tongkonan juga menjadi salah satu daya tarik wisata Tator dan banyak diminati para pecinta foto.


Jembatan Mahakam

Bicara soal arsitektur tak terbatas hanya pada bangunan, rumah atau gedung. Nah, untuk kategori ini, Jembatan Mahakam 2 atau yang juga dikenal dengan Jembatan Tenggarong di Kalimantan Timur, menjadi salah satu pilihan.

Melintang di atas Sungai Mahakam di tepian Kota Tenggarong, jembatan ini adalah yang ke dua setelah Jembatan Mahakam I yang berada di tengah Kota Samarinda. Namun demikian, Jembatan Mahakam 2 mempunyai desain yang menarik dibanding "saudara tuanya" atau jembatan lainnya di Nusantara. Jembatan ini tergolong suspension cable bridge dan berdesain nyaris sama dengan Golden Gate di San Francisco, Amerika Serikat.


Wajar saja bila jembatan yang membentang sejauh sekitar 710 meter ini tak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Tenggarong. Menjelang senja, lampu-lampu yang terpasang pada tiang dan kebel-kabelnya akan menyala dan menyajikan sebuah panorama yang indah.


sumber: http://www.mobile13th.co.cc/2010/12/inilah-11-bangunan-bersejarah-di-tanah.html



Sudah puaskah pasangan anda? Dapatkan infonya disini ...


10 Konsep Bangunan Menakjubkan Yang Gagal Dibangun

Share
Konsep-konsep bangunan ini memang sedikit aneh tetapi mempunyai keunikan tersendiri. Tetapi konsep banunan ini gagal untuk diwujudkan.

10.
Hotel Attraction Designed in 1908 for New York City

Hotel Attraction maunya menjadi gedung tertinggi di New York pada saat itu. Didesign oleh Antoni Gaudi, tinggilnya adalah 360 meter, dan tampaknya sangat tak mungkin pada waktu itu. Sedikit sekali fakta yang diketahui tentang proyek ini sampai ketika tahun 1956, sebuah buku berjudul “The NEw World Called Gaudi” diterbitkan. Tidak jelas mengapa proyek ini dihentikan.

9.
The Illinois Designed in 1956 for Chicago Illinois


The Illinois tadinya akan menjadi pencakar langit setinggi 1.609 meter yang divisikan oleh Frank Lloyd Wright. Wright percaya bahwa bangunan ini mungkin dibuat, pada waktu itu. Design nya terdiri dari 528 tingkat, dengan luas daerah kotor 18,46 kaki persegi. Masalah yang timbul adalah ruang yang diperlukan untuk mendirikan pencakar langit itu kurang, dan terbatasnya lift (elevator) yang diperlukan. Hal itulah yang akhirnya menggagalkan proyek ini.

8.
Fourth Grace / The Cloud Designed in 2002 for Liverpool England


Walaupun banyak orang yang menganggap kalau Fourth Grace adalah proposal terjelek, Arsitek Will Alsop memenangkan penghargaan design untuk proyek yang dinamakannya “The Cloud” ini. Proyek ini diberhentikan karena masalah dana yang membludak untuk membangun design spiral yang mahal. Fourth Grace didesign untuk kantor, 107 kamar hotel, dan 50000 sq ft fasilitas termasuk bar, restaurant, dan gallery.

7.
Beacon of Progress Designed around 1891 for Chicago Illinois

Rencananya adalah sebuah menara batu setinggi 457 meter di Jackson Park, Chicago. Design yang memenangkan penghargaan ini dikemukakan oleh Professor MIT Désiré Despradelle, seorang Prancis. Dengan lebih banyak dukungan dana, bangunan ini bisa jadi bangunan buatan manusia tertinggi di dunia saat itu.

6.
Ville Contemporaine Designed in 1922 for Paris France


The Ville Contemporaine tadinya hendak dijadikan tempat tinggal bagi 3 juta penduduk. Ville ini dikemukakan oleh arsitek Swiss-Prancis Le Corbusier. Bagian tengah bangunan ini direncanakan adalah sekelompok pencakar langit 60 tingkat yang dibangun dengan logam baja dan diselubungi oleh dinding kaca. Digunakan untuk kantor dan apartemen. Tidak jelas mengapa proyek ini dihentikan.

5.
Tatlin’s Tower Designed around 1917 for St. Petersburg Russia


Tatlin’s Tower kalau jadi dibangun, akan membuat Eiffel Tower terkesan mini. Rencananya, bangunan ini terbuat dari besi, kaca, dan baja. Menara ini tadinya akan dijadikan simbol modernitas. Bentuk utama menara ini adalah twin helix yang naik secara spiral sampai tinggi 400m, dimana orang2 bisa ditransportasikan ke atas, melalui jalur itu.

4.
Shimizu Mega-City Pyramid Designed in 2004 for Tokyo Japan


The Shimizu Mega-City Pyramid adalah sebuah piramid buatan raksasa di Tokyo Bay, Jepang. Struktur itu 12 kali lebih tinggi dari Piramid Giza, dan mampu menampung 750.000 manusia. Itu akan menjadi hasil bangunan manusia yang terbesar sepanjang sejarah. Piramid ini sebenarnya dibangun dengan 55 piramid yang lebih kecil dan saling ditumpuk. Masing2 piramid kecil ini besarnya sebanding dengan Luxor Hotel di Las Vegas. Alasan proyek ini tak bisa dibangun adalah karena design mega piramid ini tergantung akan material canggih yang ringan namun sungguh kuat, yang pada saat itu masih belum ada
.
3. Volkshalle (The Great Dome) Designed around 1930 for Berlin Germany


The Volkshalle (People’s Hall) adalah sebuah bangunan monumental yang direncanakan oleh Adolf Hitler dan arsiteknya Albert Speer. Ia tadinya akan menjadi bangunan paling impresif dan penting di Berlin, sebagai tanda kehebatan Hitler. Untungnya, bangunan ini tidak jadi didirikan karena perang.


2.
Palace of Soviets Designed in 1933 for Moscow Soviet Union


Jika Palace of Soviets jadi dibangun, ia akan menjadi struktur tertinggi di dunia. Konstruksi yang dipelopori oleh Boris Iofan’s ini sebenarnya sudah dimulai di tahun 1937 dan diberhentikan karena invasi Jerman. Tahun 1942, bahan besi nya digunakan untuk membuat jembatan.

1.
Ultima Tower Designed in 1991 for San Francisco California


Design ini tampaknya sungguh tidak mungkin (liat saja ilustrasi proyeknya diatas), tapi sebaliknya, sangat keren jika bisa dibuat. Arsitek Eugene Tsui mendapat ide bangunan ini dari hasil belajarnya di San Fransisco. Struktur ini akan menggunakan energi hasil konversi energi atmosferik dengan cara mengubah energi yang dihasilkan perbedaan tekanan udara dari atas dan bawah bangunan ini menjadi energi listrik. Bangunan ini memiliki 500 lantai (2 mil tingginya) dan diharapkan menjadi tempat tinggal sekitar 1 juta penduduk.




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7080041


Sudah puaskah pasangan anda? Dapatkan infonya disini ...


10 Bangunan Bergelombang di Dunia

Share
10 Bangunan Bergelombang di Dunia – Bangunan bergelombang (wavy building) adalah bangunan-bangunan dengan arsitektur yang mengagumkan dimana bangunan-bangunan tersebut dirancang sedemikian rupa sehingga memberi kesan berbentuk seperti gelombang laut.
Berikut bentuk Bangunan Bergelombang di Dunia beserta penjelasan ringkasnya.
1. Spinning Dubai Tower

Lokasi: Dubai, Uni Emirate Arab
Peruntukan: Apartemen, kantor, dan hotel
Arsitek: David Fisher
Bangunan ini masih merupakan rencana
Walaupun demikian, bangunan ini direncanakan akan memiliki 80 lantai (420 m). Setiap lantai akan bisa berputar dengan kecepatan putaran 6m/menit (90 menit untuk 1x rotasi penuh). Sehingga bentuk bangunan akan berubah-ubah sesuai dengan putaran tiap lantai. Perkiraan biaya adalah sebesar 330 jt dolar US.
2. Walter Towers (Giant Wavy W)


Lokasi: Prague, Czech Republic
Peruntukan: Apartemen/tempat tinggal
Arsitek: Danish Architect Biarke Ingels Group
3. Dancing House

Lokasi: Prague, Czech Republic
Peruntukan: Apartemen/tempat tinggal
Arsitek: Fred Astaire dan Ginger Rogers
Presiden Chzech Republic pernah tinggal disana selama beberapa tahun
4. Chicago’s Aqua Building


Lokasi: Lakeshore East, Chicago, USA
Peruntukan: Apartemen/tempat tinggal
Arsitek: Jeanne Gang
Bangunan ini merupakan bangunan tertinggi yang pernah dibuat oleh seorang arsitek wanita. Terdiri dari 82 lantai (262 m)

5. IAC/InterActive Corp Headquarters


Lokasi: Manhattan, NY City, USA
Peruntukan: Perkantoran (IAC Headquarters)
Arsitek: Frank Gehry
Bangunan ini merupakan gedung perkantoran terunik didunia. Terdiri dari 10 lantai
6. Odelio Solar Furnace


Lokasi: Odeillo, Perancis
Peruntukan: Riset dibidang solar furnace
Arsitek: CNRS researchers
Bangunan ini merupakan solar furnace terbesar di dunia, terdiri dari 8 lantai, dan dibangun pd tahun 1969. Sinar matahari akan dipantulkan oleh 60 kaca kecil ber-frame merah (lihat gambar di bawah). Pantulan tersebut akan mengarah ke parabolic reflector (kaca yang melengkung) di depan nya. Parabolic reflector inilah yang lalu memantulkan radiasi matahari tepat ke satu titik 18 m di depannya. Dengan metode ini, panas yang dihasilkan mencapai 3400 C.
7. Walt Disney Concert Hall

Lokasi: Los Angeles, California
Peruntukan: Pertunjukkan musik (2265 tempat duduk)
Arsitek: Gehry Partners LLP
Bangunan ini jadi pada tahun 1996, tetapi terus mengalami perombakan sampai 2003 dan sudah menghabiskan total biaya 274 jt dolar (110 jt dolar nya untuk pembangunan lahan parkir).
Spoiler for gambar:

8. National Art Center in Tokyo


Lokasi: Ropponggi, Tokyo, Jepang
Peruntukan: Museum seni nasional
Arsitek: Kisho Kurukawa
Museum ini memiliki 600 koleksi lukisan dan karya seni sejak abad ke-20. Dibuka pada Januari 2007, bangunan ini memiliki lahan 47.960 m² dan bangunan seluas 30.000 m² dengan 4 lantai diatas permukaan tanah, dan 1 lantai bawah tanah
9. Wave residences

lokasi: Pantai vejle fjord, denmark
peruntukan: Apartemen/tempat tinggal modern (140 apt)
arsitek: Henning larsen architecs
hunian modern ini dibangun di pesisir pantai vejle fjord, denmark. Konsep bergelombang nya diinspirasikan oleh karakteristik area tsb: The fjord, jembatan, kota, dan bukit. Pada siang hari, bagian bangunan berwarna putih yang melengkung akan “tercerminkan” di dalam air pantai, sedangkan pada saat malam hari akan berwarna-warni teriluminasi.
Selesai pada tahun 2009, bangunan ini memiliki 9 lantai di atas lahan seluas 14000 m²
10. De beers ginza building

lokasi: Chuo-ku, tokyo, jepang
peruntukan: Butik perusahaan berlian terbesar didunia
arsitek: Jun mitsui
konsep bangunan ini adalah untuk memaksimalkan pantulan cahanya matahari dari beberapa arah pada setiap jam yg berbeda setiap harinya. Sama seperti berlian kualitas tinggi yg bersinar memantulkan cahaya yang berbeda-beda.


Sudah puaskah pasangan anda? Dapatkan infonya disini ...


6 Bangunan Megah Bersejarah Peninggalan Nazi Jerman

Share
Seperti yang diketahui bahwa NAZI Jerman suka membuat bangunan-bangunan yang besar dan megah. Prinsipnya mereka ingin diakui sebagai sebuah bangsa yang maju dan memiliki peradaban yang tinggi. NAZI dibawah kepemimpinan Adolf Hitler membangun bangunan megah dengan dilengkapi sarana dan prasarana yang medukung kegiatan militer. Setiap gedung dirancang dengan sistem pertahanan khusus apabila diserang oleh negara lain. Sebelum melihat bangunannya berikut ini adalah profil dari arsitek kebanggaan Adolf Hitler:

Konrad Hermann Albert Speer
Konrad Hermann Albert Speer (19 Maret 1905 – 1 September 1981) adalah seorang arsitek Jerman dan perwira Nazi, arsitek utama Adolf Hitler (1933–1945) dan menteri persenjataan (1942–1945). Ia adalah salah satu terdakwa dalam Peradilan Nuernberg.

Ia belajar teknik arsitektur di Universitas Karlsruhe, München dan Institut Teknologi Berlin dan lulus ujian pada tahun 1927 lalu menjadi asisten Heinrich Tessenow. Ia menghadiri pidato Partai Nazi pada tahun 1930 di balai bir Berlin dan bergabung dengan partai itu pada bulan Januari 1931.

Ia dijatuhi hukuman 20 tahun penjara di Pengadilan Nürnberg, menghabiskan waktu-waktunya di penjara Spandau. Setelah bebas pada tahun 1966, ia menulis beberapa buku, yaitu : Erinnerungen (1969), Spandauer Tagebücher (1975), Der Sklavenstaat (1981)

Foto-foto dibawah ini adalah peninggalan jaman Nazi, dan masih ada sampai sekarang

1. Reichstag, German. Jaman Nazi


Reichstag, German. Jaman Sekarang
Gedung Reichstag dipakai untuk keperluan propaganda dan ketika Perang Dunia II berkecamuk untuk keperluan militer. Gedung ini juga dipertimbangkan untuk dirubah menjadi sebuah “Menara Flak” (tempat menaruh senjata anti udara dan tempat perlindungan), karena bentuknya yang cukup simetris. Tetapi setelah ditimbang dikatakan tidak cocok.

Gedung ini lalu juga tambah rusak karena serangan udara. Sewaktu Pertempuran Berlin pada 1945, gedung ini menjadi target utama Tentara Merah, meski alasannya kurang jelas. Sebab Reichstag tidak memiliki peran politik, militer atau strategis lagi. Sejatinya, kaum Nazi menelantarkan gedung ini. Foto termasyhur seorang prajurit Tentara Merah Uni Soviet yang mengibarkan bendera Palu-Arit di atap gedung ini, diambil pada 2 Mei 1945, beberapa hari setelah pasukan Tentara Merah merebut gedung ini.

2. Zeppelintribune, Nuremberg. Jaman Nazi

Zeppelintribune, Nuremberg. Jaman Sekarang
keterangan:
Lapangan parade di Nuremberg tempat pawai NAZI berlangsung. Tempat ini adalah tempat yang di pakai untuk pembuatan film propaganda NAZI yang berjudul “Triumph of the Will”.

3. Brandenburg Gate, German. Jaman Nazi


Brandenburg Gate, German. Jaman Sekarang
Salah satu yang sempat dibuat sebelum pecahnya perang dunia II adalah gerbang Brandenburg yang merupakan poros timur-barat kota Berlin.

4. Berlin Olympia Stadion, German. Jaman Nazi


Berlin Olympia Stadion, German. Jaman Sekarang
keterangan:
Tahap pertama dalam rancangan Albert Speer untuk membangun ulang kota Berlin adalah Stadion Olimpiade untuk Olimpiade musim panas 1936 yang dibuat oleh Werner March.

5. NAZI Germany Pavilion, France (sudah tidak ada sekarang)

Germany Pavilion
Paviliun Jerman dalam pameran Internasional di Paris tahun 1937 adalah salah satu maha karya dari Albert Speer. Paviliun tersebut letaknya berseberangan dengan paviliun Uni Soviet. Speer merancang paviliun Jerman dengan bentuk yang sangat megah sebagai kampanye melawan komunisme.

6. Volkshalle, German (Batal karena Perang Dunia II)
Volkshalle atau balai rakyat, yakni sebuah bangunan berkubah seperti Basilika Santo Petrus di Roma. Kubah bangunan tersebut sangat besar dengan tinggi 200m dan diameter sekitar 300m. Akan tetapi bangunan ini gagal dibuat karena pecahnya perang dunia II.

Seandainya NAZI menang perang, maka kota Berlin akan menjadi seperti ini :

Rancangan Kota:
Kota ini adalah impian Adolf Hitler, karena dalam perencanaannya terdapat Teori Nilai Runtuh yang akan meninggalkan bentuk reruntuhan yang estetis dalam jangka ribuan tahunke depan. Reruntuhan tersebut akan menjadi pengakuan kebesaran Dritte Reich atau kerajaan ketiga pimpinan Hitler, seperti halnya simbol kebesaran Yunani dan Romawi yang dilihat dari reruntuhan bangunannya.

sumber:http://unikboss.blogspot.com/2010/11/6-bangunan-megah-bersejarah-peninggalan.html


Sudah puaskah pasangan anda? Dapatkan infonya disini ...


10 Konsep Bangunan Menakjubkan Yang Gagal Dibangun

Share
Konsep-konsep bangunan ini memang sedikit aneh tetapi mempunyai keunikan tersendiri. Tetapi konsep banunan ini gagal untuk diwujudkan.

10. Hotel Attraction Designed in 1908 for New York City

Hotel Attraction maunya menjadi gedung tertinggi di New York pada saat itu. Didesign oleh Antoni Gaudi, tinggilnya adalah 360 meter, dan tampaknya sangat tak mungkin pada waktu itu. Sedikit sekali fakta yang diketahui tentang proyek ini sampai ketika tahun 1956, sebuah buku berjudul “The NEw World Called Gaudi” diterbitkan. Tidak jelas mengapa proyek ini dihentikan.

9. The Illinois Designed in 1956 for Chicago Illinois

The Illinois tadinya akan menjadi pencakar langit setinggi 1.609 meter yang divisikan oleh Frank Lloyd Wright. Wright percaya bahwa bangunan ini mungkin dibuat, pada waktu itu. Design nya terdiri dari 528 tingkat, dengan luas daerah kotor 18,46 kaki persegi. Masalah yang timbul adalah ruang yang diperlukan untuk mendirikan pencakar langit itu kurang, dan terbatasnya lift (elevator) yang diperlukan. Hal itulah yang akhirnya menggagalkan proyek ini.

8. Fourth Grace / The Cloud Designed in 2002 for Liverpool England

Walaupun banyak orang yang menganggap kalau Fourth Grace adalah proposal terjelek, Arsitek Will Alsop memenangkan penghargaan design untuk proyek yang dinamakannya “The Cloud” ini. Proyek ini diberhentikan karena masalah dana yang membludak untuk membangun design spiral yang mahal. Fourth Grace didesign untuk kantor, 107 kamar hotel, dan 50000 sq ft fasilitas termasuk bar, restaurant, dan gallery.

7. Beacon of Progress Designed around 1891 for Chicago Illinois

Rencananya adalah sebuah menara batu setinggi 457 meter di Jackson Park, Chicago. Design yang memenangkan penghargaan ini dikemukakan oleh Professor MIT Désiré Despradelle, seorang Prancis. Dengan lebih banyak dukungan dana, bangunan ini bisa jadi bangunan buatan manusia tertinggi di dunia saat itu.

6. Ville Contemporaine Designed in 1922 for Paris France

The Ville Contemporaine tadinya hendak dijadikan tempat tinggal bagi 3 juta penduduk. Ville ini dikemukakan oleh arsitek Swiss-Prancis Le Corbusier. Bagian tengah bangunan ini direncanakan adalah sekelompok pencakar langit 60 tingkat yang dibangun dengan logam baja dan diselubungi oleh dinding kaca. Digunakan untuk kantor dan apartemen. Tidak jelas mengapa proyek ini dihentikan.

5. Tatlin’s Tower Designed around 1917 for St. Petersburg Russia

Tatlin’s Tower kalau jadi dibangun, akan membuat Eiffel Tower terkesan mini. Rencananya, bangunan ini terbuat dari besi, kaca, dan baja. Menara ini tadinya akan dijadikan simbol modernitas. Bentuk utama menara ini adalah twin helix yang naik secara spiral sampai tinggi 400m, dimana orang2 bisa ditransportasikan ke atas, melalui jalur itu.

4. Shimizu Mega-City Pyramid Designed in 2004 for Tokyo Japan

The Shimizu Mega-City Pyramid adalah sebuah piramid buatan raksasa di Tokyo Bay, Jepang. Struktur itu 12 kali lebih tinggi dari Piramid Giza, dan mampu menampung 750.000 manusia. Itu akan menjadi hasil bangunan manusia yang terbesar sepanjang sejarah. Piramid ini sebenarnya dibangun dengan 55 piramid yang lebih kecil dan saling ditumpuk. Masing2 piramid kecil ini besarnya sebanding dengan Luxor Hotel di Las Vegas. Alasan proyek ini tak bisa dibangun adalah karena design mega piramid ini tergantung akan material canggih yang ringan namun sungguh kuat, yang pada saat itu masih belum ada
.
3. Volkshalle (The Great Dome) Designed around 1930 for Berlin Germany

The Volkshalle (People’s Hall) adalah sebuah bangunan monumental yang direncanakan oleh Adolf Hitler dan arsiteknya Albert Speer. Ia tadinya akan menjadi bangunan paling impresif dan penting di Berlin, sebagai tanda kehebatan Hitler. Untungnya, bangunan ini tidak jadi didirikan karena perang.


2. Palace of Soviets Designed in 1933 for Moscow Soviet Union

Jika Palace of Soviets jadi dibangun, ia akan menjadi struktur tertinggi di dunia. Konstruksi yang dipelopori oleh Boris Iofan’s ini sebenarnya sudah dimulai di tahun 1937 dan diberhentikan karena invasi Jerman. Tahun 1942, bahan besi nya digunakan untuk membuat jembatan.

1. Ultima Tower Designed in 1991 for San Francisco California 

Design ini tampaknya sungguh tidak mungkin (liat saja ilustrasi proyeknya diatas), tapi sebaliknya, sangat keren jika bisa dibuat. Arsitek Eugene Tsui mendapat ide bangunan ini dari hasil belajarnya di San Fransisco. Struktur ini akan menggunakan energi hasil konversi energi atmosferik dengan cara mengubah energi yang dihasilkan perbedaan tekanan udara dari atas dan bawah bangunan ini menjadi energi listrik. Bangunan ini memiliki 500 lantai (2 mil tingginya) dan diharapkan menjadi tempat tinggal sekitar 1 juta penduduk.


Sudah puaskah pasangan anda? Dapatkan infonya disini ...


Artikel Seks

Resep Masakan

Sponsor

 

Merapi Media - Sumber Informasi, Inspirasi dan Imajinasi. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com