Showing posts with label Salvador. Show all posts
Showing posts with label Salvador. Show all posts

Pesona Afrika di Tanah Salvador de Bahia

Share


​ Salvador merupakan ibu kota provinsi Bahia, sekitar 1.650 Km di sebelah utara Rio de Janeiro. Kota ini terletak di semenanjung yang dikelilingi oleh Samudera Atlantik di bagian timur dan perairan tenang Bahia de Todos os Santos di sebelah barat. Salvador terkenal karena pantai tropis sepanjang 34 Km-nya yang indah, yang dibingkai oleh flora asli dalam warna-warni yang bersemangat.


​ Kota ini memiliki karakter yang unik, terbagi menjadi dua bagian: Kota Atas dan Kota Bawah. Salvador bagian Atas merupakan jantung Bahia, tempat dimana katedral dan pusat administrasi beroperasi. Salvador de Bahia juga merupakan kota pertama di Brazil yang masih mempertahankan gaya arsitektur kolonialnya.


Warna budaya Salvador de Bahia kental akan budaya kulit hitam, dan dapat Anda lihat dari sisi musik, tari, perayaan keagamaan, bahkan makanannya. Cita rasa sentuhan Afrika ini telah lama mereka adaptasi, bahkan telah mendarah daging dari zaman perbudakan dulu.


Sama seperti di belahan Brazil manapun, Salvador juga memiliki karakter cuaca yang panas sehingga mendukung penggunaan jenis pakaian yang sederhana, ringan dan nyaman. Meskipun demikian, pakaian formal tetap diperlukan jika Anda berencana untuk melihat sisi Salvador de Bahia yang sesungguhnya karena jika Anda mengenakan celana pendek, Anda tidak akan diperkenankan memasuki tempat-tempat tertentu dimana ajaran Afrika dipraktekkan.













Sudah puaskah pasangan anda? Dapatkan infonya disini ...


Jalan Kuno Suku Maya di El Salvador Ditemukan

Share

Boulder – Arkeolog kembali melakukan penggalian di sebuah desa Maya yang terkubur gunung api 1.400 tahun lalu di El Salvador. Di sana, mereka menemukan jalan kuno menuju kota Maya.

University of Colorado di Boulder (CU-Boulder), Kolorado, mengatakan, jalan yang disebut ‘sacbe’ ini selebar 1,8 meter dan terbuat dari debu vulkanik putih dari letusan terdahulu yang menopang ujung-ujungnya seperti ditulis UPI.

Para warga Maya di desa yang dulu disebut Ceren membuat jalan itu pada 600. Profesor antropologi Payson Sheets di CU-Boulder mengatakan, dalam Yucatan Maya, kata ‘sacbe’ berarti ‘jalan putih’ dan digambarkan sebagai jalan kuno tinggi yang dibangun dengan plester gamping yang menghubungkan kuil, plaza, dan kota.

“Hingga temuan ini, jalan ini hanya dikenal dari area Yucatan di Meksiko dan semuanya dibangun dengan garis batu. Butuh preservasi luar biasa di Ceren untuk memberitahu kita, Maya juga membuat jalannya dari batu,” paparnya.


Sudah puaskah pasangan anda? Dapatkan infonya disini ...


Artikel Seks

Resep Masakan

Sponsor

 

Merapi Media - Sumber Informasi, Inspirasi dan Imajinasi. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com